Tips & Panduan

Tips Mengemas Cetakan agar Tidak Rusak Saat Pengiriman

4 menit baca Mei 2025

Produk cetak yang sudah sempurna bisa rusak di tangan ekspedisi — terlipat, penyok, basah, atau lecet. Ini bukan soal kualitas produk, tapi soal kemasan. Panduan ini membantu Anda (dan kami) mengemas setiap jenis cetakan agar tiba dalam kondisi sempurna di tangan penerima.

Prinsip dasar: Foto kondisi paket setelah terima — berguna untuk klaim jika ekspedisi merusak barang. Simpan foto sampai paket diterima dan dicek isinya.

Stiker dan Label

Stiker adalah produk paling rentan terhadap lipatan dan kelembaban. Cara kemas yang benar:

  • Jangan dilipat — stiker yang terlipat meninggalkan bekas permanen, terutama stiker kertas
  • Gulung stiker lembaran dengan bagian cetak ke luar, lalu masukkan ke dalam tabung kardus atau roll pelindung
  • Untuk stiker lembar A4/A3, sisipkan di antara dua kardus datar agar tidak tertekuk
  • Bungkus dengan plastik wrap atau masukkan ke dalam plastik ziplock sebelum masuk kardus — melindungi dari air
  • Tambahkan label "JANGAN DILIPAT" dan "FRAGILE" di luar kemasan

Foto Cetak dan Kartu PVC

Foto cetak sangat sensitif terhadap tekukan dan kelembaban permukaan:

  • Tumpuk foto cetak dengan kertas tissue atau kertas HVS di antara setiap lembar — mencegah permukaan saling menempel
  • Jepit di antara dua lembar kardus rigid berukuran sama atau lebih besar dari foto
  • Masukkan ke dalam plastik OPP atau plastik mika sebelum dikemas — foto sangat mudah terkena sidik jari dan air
  • Untuk kartu PVC, kemas dalam plastik bubble wrap dan masukkan ke amplop kardus — kartu tebal tidak mudah melengkung, tapi permukaan bisa tergores

Kaos Custom (HTV & DTF)

Kaos relatif lebih tahan banting dibanding cetakan lain, tapi sablon tetap perlu perlindungan:

  • Lipat kaos dengan bagian sablon di dalam (menghadap ke dalam) — mencegah sablon tergores atau tertempel debu
  • Masukkan ke dalam plastik polybag transparan — sebagian besar pembeli suka melihat produk meski dalam plastik
  • Untuk order banyak pcs, susun rapi dan tambahkan lapisan bubble wrap di atas dan bawah tumpukan
  • Hindari menggunakan kardus yang terlalu longgar — kaos bisa bergeser dan tergencet di pojok

Produk 3D Printing

Produk 3D printing bervariasi bentuknya — ini panduan umum yang bisa disesuaikan:

  • Lapisan pertama: bungkus produk dengan bubble wrap minimal 2–3 lapis, pastikan semua sudut terlindungi
  • Lapisan kedua: masukkan ke kotak kardus yang ukurannya pas — bukan terlalu besar (produk akan bergerak) dan bukan terlalu kecil (produk bisa tertekan)
  • Isi ruang kosong di dalam kotak dengan kertas koran diremas, packing peanut, atau bubble wrap tambahan
  • Untuk produk rapuh (detail halus, dinding tipis, support panjang), tandai dengan label "FRAGILE" dan "JANGAN DITUMPUK"
  • Untuk produk yang sangat detail atau bernilai tinggi, pertimbangkan pengiriman dengan ekspedisi yang menawarkan asuransi barang

Bahan Kemasan yang Direkomendasikan

  • Bubble wrap — tersedia di toko kemasan, beli gulungan untuk lebih hemat
  • Kardus datar/rigid — bekas kotak kertas A4 bisa dipakai ulang sebagai backing foto/stiker
  • Plastik OPP/mika — melindungi permukaan cetak dari sidik jari dan air
  • Plastik ziplock — untuk stiker lembaran yang perlu dilindungi dari kelembaban
  • Selotip coklat — lebih kuat dari selotip bening untuk menutup kardus

Tips Memilih Ekspedisi

  • Untuk produk rapuh: pilih ekspedisi yang punya layanan "fragile" atau asuransi barang (JNE YES, SiCepat HALU, Anteraja)
  • Untuk Malang Raya: gunakan ojek online dengan "titip belikan" atau order langsung COD — produk tidak masuk sortir ekspedisi
  • Untuk produk gulung (banner, poster): JNE Express biasanya lebih hati-hati untuk produk panjang daripada J&T
  • Aktifkan asuransi untuk order di atas Rp 200.000 — biayanya kecil tapi klaim jauh lebih mudah

Artikel Terkait

Pesan Cetak dengan Pengiriman Aman

Kami kemas setiap order dengan cermat — stiker, foto, kartu, kaos, hingga produk 3D.

Chat WhatsApp